Food & Beverage Testing the Market-Fit

Roemah Tahu Bakso

Brand baru yang langsung bakar budget besar tanpa validasi itu gambling, bukan marketing. Roemah Tahu Bakso tidak mau ambil risiko itu. 3 hari, satu campaign kecil. Pici membantu menjawab satu pertanyaan: apakah model Pre-Order di bisnis F&B ini sejalan dengan cara pelanggan mereka ingin membeli.

Planning & Objectives

Ringkasan hasil project.

Phase 01 — Research

Understanding the Needs

01

Market-Fit Validation

Menguji apakah model bisnis Pre-Order (PO) diterima oleh target audiens atau justru menjadi hambatan konversi.

02

Risk Mitigation

Meminimalkan potensi pemborosan anggaran iklan (ad spend) melalui pengujian skala kecil selama 72 jam.

03

Efficiency Benchmark

Mencari angka biaya per klik (CPC) terendah sebagai acuan dasar sebelum melakukan scaling.

Phase 02 — Results

Key Findings

Market Validated

Model Pre-Order terbukti tidak menghambat konversi, ditunjukkan dengan conversion rate sebesar 3,68% yang melampaui ekspektasi awal.

High Efficiency

Risiko pemborosan berhasil ditekan dengan pencapaian CPC Rp222, angka ini 60–70% lebih murah dari rata-rata industri F&B.

Verified Profitability

Strategi ini menghasilkan ROAS 4.63x, memberikan kepastian bahwa produk ini siap dan layak untuk ditingkatkan anggarannya (scale-up).

Summary

Ringkasan hasil project.

Hasil Campaign

Roas

4.63×

Setiap Rp1.000 iklan menghasilkan Rp4.630 penjualan

CPC Terbaik

Rp195

60–70% di bawah rata-rata industri F&B

Total Klik

136

Calon pembeli masuk ke toko dalam 72 jam

Ad Spend

Rp30rb

Anggaran total dengan conversion rate 3,68%

A/B Test — Format Iklan

Video

Rp195

Gambar

Rp462

3× lebih mahal

Info Campaign

Platform

Meta Ads

Niche Bisnis

Frozen Foods

Insight Utama

Local trust beats product features

Headline “Jogja Banget” unggul vs narasi tekstur daging. Kedekatan lokasi lebih kuat dari klaim rasa.

Raw video paling efisien

Konten organik tanpa over-editing hasilkan CPC Rp195. Algoritma memihak konten dinamis untuk brand baru.

Deep-link mitigasi hambatan PO

Langsung ke halaman produk Shopee memangkas customer journey — intensi beli tetap tinggi hingga checkout.

Timing sama krusialnya dengan kreatif

Aktivasi pukul 11.00 & 19.00 efektif memicu impulse buying saat keinginan beli makanan sedang tinggi.

Hambatan

Hambatan strategis yang berhasil diatasi dalam sprint optimasi ini.

Persaingan Ketat & Tanpa Social Proof

Sebagai brand UMKM baru di kategori F&B, Roemah Tahu Bakso harus bersaing dengan kompetitor yang sudah memiliki ribuan ulasan. Hambatannya adalah menonjolkan keunikan produk agar tetap dilirik meskipun belum memiliki reputasi di marketplace.

HIGH RISK

Alokasi Budget Terbatas (Low Budget)

Dengan anggaran yang minimal, tidak ada ruang untuk kesalahan dalam pemilihan kata kunci atau audiens. Setiap rupiah harus dioptimalkan secara ketat untuk mendapatkan data validasi yang akurat tanpa melakukan pemborosan pada klik yang tidak relevan.

CRITICAL

Sistem Pre-Order (PO) & Friction Pembeli

Produk makanan PO sering kali mengalami friction tinggi karena pembeli ingin barang yang langsung tersedia. Tantangannya adalah meyakinkan audiens agar mau menunggu di tengah banyaknya kompetitor yang menawarkan instant delivery.

LESS OPTIMAL

Waktu Validasi yang Sangat Singkat

Menjalankan iklan hanya dalam waktu 72 jam membatasi algoritma platform iklan (seperti Meta Ads) untuk melakukan fase learning. Saya harus melakukan optimasi manual secara agresif agar budget tidak terbuang sia-sia di hari pertama.

TIGHT DEADLINE

Strategi yang Digunakan

Pendekatan teknis untuk memvalidasi market dengan efisiensi maksimal.

Audience & Placement

Wide Audience Targeting: Fokus pada lokasi spesifik (Yogyakarta) untuk mengoptimalkan logistik frozen food.

Strategic Placements: Distribusi iklan di Facebook & Instagram, memprioritaskan Search Results untuk menjangkau audiens dengan niat beli tinggi.

Campaign Mechanism

Objective: Traffic (CPC) dengan optimasi klik tautan menuju ekosistem Shopee.

Bidding Strategy: Menggunakan Highest Volume untuk mendapatkan data awal sebanyak mungkin dalam budget terbatas.

Creative & Testing

A/B Creative Test: Pengujian format Statis (Gambar) vs Dinamis (Video) untuk melihat preferensi audiens.

Raw Content Approach: Menggunakan aset organik tanpa over-editing untuk menjaga otentisitas pesan produk di tahap awal.

Eksekusi

Langkah teknis dan optimasi variabel iklan selama periode sprint 72 jam.

SETUP

Deep-Link Direct to Product

Memastikan landing page iklan mengarah langsung ke halaman produk spesifik di Shopee (bukan homepage toko). Strategi ini memangkas customer journey dan mengurangi potensi drop-off pembeli.

SCHEDULING

Prime Time Injection

Iklan digencarkan pada jendela waktu krusial: 11.00 (sebelum makan siang) dan 19.00 (waktu santai malam). Penjadwalan ini bertujuan menjangkau audiens saat level keinginan membeli makanan sedang tinggi.

A/B Testing

Headline Validation

Menguji dua sudut pandang pesan. Headline bertema “Jogja Banget” menang telak dibanding tema tekstur daging, membuktikan audiens lokal lebih merespon kedekatan emosional lokasi.

WINNER

Video vs Image Performance

Video menjadi juara efisiensi dengan CPC Rp195 (122 Klik), jauh mengungguli gambar statis di Rp462 (14 Klik). Data ini menjadi fondasi kuat untuk produksi konten kreatif berikutnya.

Hasil Campaign

Validasi market 72 jam menghasilkan efisiensi biaya yang luar biasa.

Return on Ad Spend

4.63x

Setiap Rp1.000 biaya iklan menghasilkan Rp4.630 penjualan di Shopee.

Efficient CPC

Rp222

Capai CPC 60-70% di bawah rata-rata industri F&B (biasanya Rp500-Rp800).

Total Traffic

136

Calon pembeli potensial masuk ke toko dalam kurun waktu 72 jam kalender.

Ads Spending

Rp30rb

Total investasi sangat minimalis dengan conversion rate 3,68% yang terukur.

Key Milestone: Produk Roemah Tahu Bakso mencapai Return on Ad Spend (ROAS) di atas rata-rata industri melalui validasi market 72 jam.

Strategic Insights

Data-driven findings dari 72 jam optimasi.

Lampiran

Lampiran bukti pengerjaan/hasil.

performa iklan roemah tahu bakso total
performa iklan roemah tahu bakso total
performa iklan roemah tahu bakso video
performa iklan roemah tahu bakso video (top perform)

Siapa Pici?

Pici, dengan nama asli Muhammad Fikri Abdul Zaki, adalah seorang Digital Marketer dengan fokus utama meningkatkan hasil organik melalui aktivitas SEO.

Temui saya di:

Ready to validate your market?

Start a project like this
Scroll to Top